Dalam setiap ajang balapan, keselamatan nyawa pembalap adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. Protokol Evakuasi Cepat Sirkuit menjadi fokus utama IMI Kalimantan Barat, terutama saat menyelenggarakan event di sirkuit non-permanen atau jalan raya yang diubah menjadi lintasan balap. Mengingat karakteristik trek sementara yang seringkali memiliki ruang gerak terbatas, IMI Kalbar membekali para petugas lapangan dengan kemampuan pelatihan radio marshall yang mumpuni agar koordinasi antara tim medis dan pengawas lomba berjalan tanpa hambatan. Kecepatan respon dalam detik-detik awal setelah terjadinya insiden adalah faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa atlet, sehingga setiap personel harus memahami tugasnya secara presisi di tengah situasi darurat yang penuh tekanan.
Penerapan prosedur medis yang ketat di IMI Kalbar mencakup penempatan ambulans dengan standar advanced life support di titik-titik rawan kecelakaan. Sebelum balapan dimulai, tim medis melakukan simulasi penyelamatan untuk memastikan jalur evakuasi tidak terhambat oleh penonton atau kendaraan operasional lainnya. Pada trek sementara, tantangan geografis seperti tikungan tajam dan pagar pembatas darurat menuntut tim evakuasi memiliki ketangkasan dalam melakukan ekstraksi pembalap dari kendaraan yang mengalami kerusakan parah. Prosedur ini melibatkan penggunaan peralatan medis khusus yang mampu meminimalisir cedera tulang belakang saat pembalap dipindahkan dari posisi jatuhnya ke dalam tandu medis.
Selain kesiapan fisik personel, IMI Kalbar juga menekankan pentingnya peralatan komunikasi yang andal. Dalam skenario evakuasi, informasi mengenai kondisi luka pembalap harus tersampaikan secara real-time kepada pusat kendali agar rumah sakit rujukan dapat segera menyiapkan tindakan yang diperlukan. Setiap tim medis di lapangan wajib mengikuti standar operasional prosedur internasional yang telah disesuaikan dengan kondisi lokal di Kalimantan Barat. Dengan demikian, tingkat fatalitas dalam kecelakaan balap dapat ditekan hingga titik terendah. Edukasi mengenai protokol keamanan ini juga diberikan kepada para pembalap agar mereka tahu cara memberikan tanda darurat jika mengalami kendala fisik di lintasan.
Kerjasama dengan rumah sakit terdekat menjadi bagian integral dari strategi keselamatan IMI Kalbar. Jalur evakuasi dari sirkuit menuju unit gawat darurat dipastikan harus tetap steril dan mendapatkan pengawalan jika diperlukan. Kecepatan dalam membawa korban dari sirkuit menuju fasilitas kesehatan yang memadai merupakan bagian dari “Golden Hour” dalam dunia medis. IMI Kalbar juga secara rutin melakukan evaluasi terhadap setiap insiden yang terjadi untuk menemukan celah yang bisa diperbaiki dalam prosedur evakuasi berikutnya. Hal ini membuktikan profesionalisme organisasi dalam mengelola risiko di dunia motorsport yang dinamis dan berisiko tinggi.