Siap Pimpin IMI: Moreno Soeprapto Calon Ketua Umum Periode Mendatang

Moreno Soeprapto, nama yang tidak asing di dunia otomotif Indonesia, kini kembali mencuat. Setelah kiprahnya di berbagai ajang balap, ia digadang-gadang akan memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI). Visinya untuk memajukan IMI menjadi organisasi yang profesional dan modern menarik perhatian banyak pihak. Pengalamannya sebagai pembalap profesional diakui sangat relevan.

Calon Ketua Umum IMI ini dikenal memiliki rekam jejak yang mumpuni. Ia pernah menjajal berbagai sirkuit internasional dan mengukir prestasi. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang ekosistem otomotif. Moreno Soeprapto menyadari pentingnya sinergi antara atlet, promotor, dan pemerintah untuk kemajuan olahraga otomotif nasional.

Dalam pandangannya, IMI harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan. Ia menekankan perlunya digitalisasi dalam pengelolaan keanggotaan dan event. Dengan demikian, IMI dapat lebih transparan dan efisien. Langkah ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan IMI.

Prioritasnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di IMI. Pelatihan berkelanjutan bagi para pengurus dan wasit menjadi agenda utamanya. Ia percaya, dengan SDM yang kompeten, IMI akan mampu menyelenggarakan kejuaraan berstandar internasional. Hal ini akan menaikkan citra IMI di mata dunia.

Program kerjanya juga berfokus pada pengembangan balap motor dan mobil. Ia ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi pembalap muda untuk berkompetisi. Dukungan penuh dari IMI akan diberikan, mulai dari bimbingan teknis hingga pencarian sponsor. Tujuannya adalah menciptakan lebih banyak juara dari Indonesia.

Lebih dari sekadar balap, Moreno Soeprapto juga memiliki kepedulian pada safety riding. Ia berencana meluncurkan kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang aman. Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, akan diperkuat. Keselamatan di jalan raya adalah prioritas utama.

Kolaborasi dengan klub-klub otomotif di seluruh Indonesia juga menjadi salah satu strateginya. Ia percaya, kekuatan IMI terletak pada kekompakan anggota-anggotanya. Dialog terbuka akan selalu digalakkan untuk menampung aspirasi dari grassroots. Suara dari akar rumput sangat penting.

Visi jangka panjangnya adalah menjadikan IMI sebagai organisasi yang mandiri secara finansial. Ia berencana mencari sumber-sumber pendanaan alternatif, tidak hanya mengandalkan iuran anggota. Kemitraan strategis dengan perusahaan swasta akan dijajaki. Pendanaan yang kuat akan mendukung semua program IMI.